Aturan Umum
- Patuhi tata tertib: Jangan makan, minum, atau merokok di dalam laboratorium. Dilarang membawa keluar alat atau bahan tanpa izin.
- Jangan bekerja sendiri: Masuk dan bekerja di laboratorium tidak boleh sendirian. Selalu ada orang lain yang menemani, dan pastikan ada guru atau asisten yang mengawasi.
- Ikuti prosedur: Gunakan alat dan bahan sesuai petunjuk. Baca dan pahami informasi bahaya (MSDS) sebelum memulai praktikum.
- Laporkan kerusakan: Jika melihat kerusakan alat atau terjadi kecelakaan, segera laporkan ke petugas laboratorium.
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)
- Jas laboratorium: Selalu gunakan jas laboratorium yang tidak terlalu longgar.
- Pelindung mata: Wajib menggunakan kacamata pengaman (goggle) untuk melindungi mata, terutama saat ada risiko bahan kimia atau pecahan.
- Sepatu: Pakai sepatu tertutup yang menutupi seluruh kaki, hindari sepatu hak tinggi atau sandal.
- Lainnya: Kenakan sarung tangan yang sesuai jika diperlukan, dan pelindung telinga jika bekerja dengan alat yang bising, seperti yang diulas dalam HSE.co.id.
Penanganan Bahaya
- Bahaya listrik: Hindari menyentuh kabel yang terkelupas atau peralatan listrik dengan tangan basah.
- Bahaya api: Simpan bahan mudah terbakar di tempat khusus dan jauh dari sumber api atau percikan.
- Bahaya mekanik: Pastikan pelindung mesin berfungsi dengan baik dan gunakan pelindung telinga saat bekerja dengan mesin yang menghasilkan kebisingan tinggi.
- Bahan kimia: Berhati-hatilah saat bekerja dengan bahan kimia korosif atau mudah terbakar. Kenali bahan-bahan berbahaya seperti asam kuat dan mudah terbakar, serta cara penanganannya.
Kesiapan Darurat
- Ketahui lokasi: Kenali letak alat keselamatan seperti pemadam kebakaran, eye shower, dan kotak P3K.
- Latihan: Ikuti latihan penanggulangan kebakaran secara berkala jika ada.
- Penanganan pertama: Pahami cara memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja.
Disamping itu perlu juga memahami beberapa simbol terkait dengan keselamatan kerja di Lab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar